Tuesday, January 14, 2014

Jus Buah Anggur Ternyata Menyimpan Manfaat Super Untuk Kesehatan


Walau kecil bentuknya, anggur dikenal menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Selain itu, rasanya juga enak, dan dapat diolah menjadi berbagai makanan yang lezat, termasuk dibuat jus. Yang penting diingat adalah, saat mengolah anggur, jangan buang bijinya yang renyah itu.

Biji anggur adalah tempat terbesar dimana antioksidan anggur berada. Nah, ingin tahu apa saja manfaat jus anggur bagi tubuh dan kesehatan Anda? ini beberapa di antaranya seperti dilansir oleh Boldsky:
  • Kesehatan jantung. Anggur punya flavonoid yang mampu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Ia mencegah terjadinya penyumbatan arteri dan menurunkan resiko penyakit jantung.
  • Mencegah kanker payudara. Ada zat bernama resveratol di anggur, yang mampu mencegah pembentukan sel tumor di tubuh. Jus anggur sangat baik dikonsumsi oleh wanita yang beresiko menderita kanker payudara.
  • Menyembuhkan konstipasi. Minum jus anggur secara teratur akan meningkatkan pergerakan usus, termasuk usus besar sehingga mencegah timbulnya konstipasi. Anda sembelit, konsumsi jus anggur secara teratur.
  • Mengurangi rambut rontok. Konsumsi jus anggur baik bagi lancarnya peredaran darah, dan antioksidannya juga menunjang hal itu. Hasilnya sirkulasi darah lancar termasuk di kulit kepala, dan mencegah rontoknya rambut.
  • Baik bagi kulit. Kulit akan terlihat lebih halus dan sehat, jauh dari bintik hitam, serta memperlambat penuaan dini yang banyak dialami oleh wanita di perkotaan atau yang banyak berada di tempat polusi.

Apakah Air Mineral dalam Botol Plastik Berbahaya

Air mineral yang Anda minum bisa jadi sangat membahayakan tubuh. Ini bukan soal kualitas air yang diklaim produsen lebih sehat. Namun, permasalahannya adalah air tersebut melakukan kontak dengan kemasan dari plastik ,yang kemungkinan menimbulkan reaksi tidak sehat. Belum semua kemasan air mineral mendapatkan jaminan dari produsennya bahwa bebas dari bahan berbahaya.

Salah satu bahan berbahaya yang diperkirakan menyatu pada botol air itu adalah bishpenol A (BPA). Zat ini dapat mempengaruhi kesehatan janin dalam rahim. Dikutip dari laman DNA India, bahan kimia ini juga bekerja dengan meniru hormon estrogen. Akibatnya, seseorang menjadi cukup berisiko mengalami beberapa jenis kanker seperti kanker prostat.

” Bisphenol A , atau BPA, banyak digunakan untuk melunakkan plastik. Pengarah jelas dari bahan kimia hampir mustahil , ” kata Gail Prins , profesor fisiologi di University of Illinois, Chicago, yang melakukan penelitian soal ini.

Pada orang yang telah terpapar BPA, tidak serta merta akan hilang zat tersebut dari dalam tubuh sekalipun telah menghindarinya. Pada sebuah studi terungkap, BPA masih ditemukan pada urin seseorang meski sudah menghindarinya selama satu bulan atau lebih.

Prins mencoba menerapkannya pada tikus. Tikus yang diberikan paparan BPA diketahui mengalami lesi prakanker yang berujung pada kanker prostat.  Kandungan BPA di tubuh mereka setara dengan kadar yang dicerna rata-rata orang.

” Kami percaya bahwa BPA sebenarnya mengatur ulang sel induk untuk lebih sensitif terhadap estrogen sepanjang usia, yang menyebabkan kerentanan meningkat seumur hidup menjadi penyakit, termasuk kanker,” ungkap Prins. (sidomi)

Trypophobia Membuat Penderitanya Takut Melihat Lubang

Trypophobia
Ternyata sebuah lubang bisa membuat seseorang mengalami ketakutan berlebih. Ini adalah jenis fobia baru yang diberi julukan trypophobia.

Fobia terhadap lubang diderita oleh orang yang seakan tidak mampu melihat banyak lubang, apalagi yang memiliki pola berlubang. Contohnya adalah melihat sarang lebah atau rumah semut. Orang yang mengalami fobia ini diketahui segera mengalami migren, panik, berkeringat, jantung berdebar, hingga mual.

“Ketakutan mungkin berasal dari kemiripan visual pola lubang berulang dengan hewan beracun tertentu,” kata Geoff Cole, ilmuwan bidang psikologi dari University of Essex di Inggris dalam studinya, seperti dikutip Tempo dari Livescience.
Cole melakukan ujicoba kepada penderita trypophobia. Mereka diberikan 76 gambar objek yang tidak disukai oleh penderita trypophobia dan  76 gambar lubang lainnya yang tak berkaitan. Hasilnya,ditemukan peserta yang bereaksi negatif kala melihat gambar gurita bercincin biru yang sangat beracun.

Ternyata ketika diterapkan untuk gambar hewan beracun lainnya, mereka juga bereaksi negatif. Pada gambar kalajengking, laba-laba, kobra, dan ular berbisa lainnya diketahui punya kontras tinggi di frekuensi tengahnya.

“Kami berpikir bahwa setiap orang memiliki kecenderungan trypophobia meskipun mereka mungkin tidak menyadari hal itu,” kata Cole.

Fobia ini bisa disembuhkan dengan membiasakan penderitanya untuk kerap memandang gambar klaster lubang. Ini akan membuatnya menjadi terbiasa. Untuk membuktikan apakah Anda mengalami fobia ini bisa mengetikkan kata kunci “trypophobia” di mesin pencari seperti Google untuk melihat apakah muncul ketakutan atau rasa jijik.

7 Hal Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Airmata

Air mata tak selalu identik dengan kesedihan, walau memang sebagian besar penyebab keluarnya air mata adalah karena tangisan. Fungsi dari air mata sendiri sebenarnya untuk melembabkan mata, dan mencegah infeksi serta menjaga kesehatan mata.

Manusia bukanlah satu-satunya makhluk yang dapat mengeluarkan air mata, sebab faktanya, hewan pun ada yang mengeluarkan air mata. Nah berikut 7 hal yang perlu Anda ketahui mengenai air mata, seperti dilansir oleh laman Huffingtonpost.
  1. Komposisi air mata. Komposisi dari air mata atau zat penyusun air mata dikatakan mirip dengan air liur. Ada protein, garam, serta hormon. Namun secara fisik tampilannya berbeda, demikian juga rasa dan baunya. Unik sekali, ya?
  2. Wanita lebih sering mengeluarkan airmata. Ini karena wanita menangis lebih sering ketimbang pria. Rata-rata 5 kali dalam 1 bulan wanita mengeluarkan air mata, sedang pria hanya 1-2 kali saja. Waktu yang dibutuhkan wanita untuk menangis juga lebih lama ketimbang pria.
  3. Kelenjar air mata wanita lebih besar. Kelenjar air mata di mata wanita lebih besar, sehingga secara biologis memang berbeda dengan pria.
  4. Ingus juga mengalir saat menangis? Saat menangis kebanyakan ingus juga mengalir lewat hidung. Ini sebenarnya adalah limpahan dari kelenjar air mata yang produksi berlebih saat menangis, dan mengalir ke lubang hidung. Jadi bukan ingus, tapi air mata juga.
  5. Saat mengiris bawang? Ada zat kimia dalam bawang yang menguap dan terkena kelenjar mata, sehingga membuat kelenjar lacrimal memproduksi air mata. Ini yang menyebabkan banyak orang mengeluarkan air mata saat mengiris bawang.
  6. Buaya juga menangis. Air mata buaya biasanya diidentikkan dengan air mata pura-pura, padahal faktanya, buaya juga sebenarnya bisa mengeluarkan air mata. Fungsi air mata pada buaya adalah menjaga kesehatan matanya.
  7. Bisa mempengaruhi orang lain. Saat seseorang melihat orang lain menangis, maka itu dapat mempengaruhi kondisi mental mereka juga. Pada pria yang melihat wanita menangis, maka kadar testosteronnya akan menurun, menurut sebuah penelitian. Itu yang menyebabkan mereka sebal jika ada wanita menangis.

Friday, January 10, 2014

Vitamin E Bisa Membantu Perlambat Demensia


Sebuah penelitian menunjukan, dosis harian vitamin E dapat membantu meringankan penderitaan orang dengan demensia. Hal itu terungkap dalam sebuah studi yang dirilis jurnal JAMA.

Dalam studi tersebut menunjukan, penderita Klik penyakit Alzheimer tingkat ringan dan sedang yang diberi vitamin E dosis tinggi mengalami tingkat penurunan daya ingat lebih lambat daripada mereka yang diberikan pil dummy.

"Temuan ini menunjukkan bahwa alpha tocopherol bermanfaat dalam Alzheimer ringan hingga sedang dengan memperlambat penurunan fungsional dan mengurangi beban pengasuh," kata tim yang dipimpin oleh Dr Maurice Dysken dari Minneapolis VA Health Care System.
Mereka pun mampu melaksanakan tugas-tugas sehari-hari dalam jangka waktu lebih lama dan membutuhkan bantuan lebih sedikit dari penjaga. Dalam studi tersebut, sebanyak 613 orang dengan Alzheimer tingkat ringan sampai sedang menerima dosis harian vitamin E. Terapi obat ini dikenal sebagai demensia memantine, kombinasi vitamin E dan memantine, atau plasebo.

Namun, sejumlah ahli yang tergabung dalam Alzheimer Society mengatakan dosis yang dipakai sangat tinggi dan mungkin tidak aman. Dr Doug Brown, direktur penelitian dan pengembangan di Alzheimer Society, mengatakan perawatan yang dapat membantu orang dengan demensia melaksanakan tugas sehari-hari adalah kunci untuk memungkinkan orang-orang ini hidup dalam kondisi yang baik selama mungkin.

Namun dia mengatakan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk melihat apakah vitamin E benar-benar memiliki manfaat bagi Klik orang dengan demensia, dan apakah aman memakai dosis tinggi setiap hari.

Karbohidrat Bisa Picu Kerusakan Otak

Pakar Neurologi David Perlmutter dalam bukunya Grain Brain mengklaim bahwa karbohidrat dapat memicu kerusakan otak.

Hal itu dikutip New York Times setelah ahli saraf tersebut membuat pernyataan yang menyebutkan bahwa gandum, karbohidrat, dan gula dapat membunuh otak secara perlahan-lahan.
"Semua karbohidrat, bahkan sesuatu yang dipikir banyak orang sehat, seperti biji-bijian dapat menyebabkan demensia, kecemasan, sakit kepala kronis hingga depresi," tulis Perlmutter dalam bukunya.

Ahli saraf ini juga memberikan rekomendasi diet sehat ala Perlmutter, yakni diet rendah karbohidrat dan kaya lemak.

Menurutnya, alpukat, minyak zaitun, keju, dan salmon lebih baik dikonsumsi ketimbang gandum dan biji-bijian.

Pada dasarnya, resep Perlmutter untuk diet ramah otak bisa digambarkan sebagai variasi dari diet bebas gluten. Gluten merupakan senyawa yang dapat menyebabkan gangguan metabolisme, terutama pada penderita celiac disease.

Pencernaan gluten menimbulkan reaksi peradangan yang dapat merusak mukosa usus halus. Hal ini yang menyebabkan terganggunya penyerapan berbagai nutrisi penting, seperti zat besi, asam folat, kalsium dan vitamin larut lemak.

untuk mencegah alzeimer, Perlmutter merekomendasikan daging merah, alpukat dan minyak kelapa sebagai trio makanan yang dapat mencegahnya. 

Buah dan Sayur Mampu Atasi Asma


Buah, sayur, dan biji-bijian bisa membantu mengatasi asma. Penambahan serat, mampu mengubah sari makanan yang diserap tubuh dari usus, kemudian mengubah sistem imunisasi.

Dalam artikel di jurnal ilmiah Nature Medicine, peneliti melakukan penelitian dengan memberikan buah, sayur, dan biji-bijian ke sejumlah tikus. Hasilnya, makanan kaya serat bisa meminimalkan inflamasi atau radang pada paru-paru.

Menurut peneliti, semakin seing seseorang mengkonsumsi produk makanan olahan. Kemungkinan seseorang terserang asma semakin tinggi.

Bagi penderita asma, saluran pernafasan mereka lebih sensitif dan lebih rentan mengalami iritasi dan inflamasi. Bila hal tersebut terjadi, saluran pernafasan mengecil yang membuat sulit bernafas.

Peneliti menjelaskan, masih diperlukan kajian lanjutan agar penelitian itu bisa diterapkan untuk manusia. Dr Benjamin Marsland, pakar yang terlibat di penelitian, mengatakan bahwa penerapannya untuk manusia jelas terbuka lebar.

"Memang masih terlalu dini, tapi jika nantinya dapat diterapkan untuk manusia, dampaknya bisa sangat luas," terang Dr Marsland.